Health Lifestyle

Ini Yang Harus Dilakukan Ketika Serangan Asma Terjadi

serangan-asma.jpg

Asma bisa membuat penderita sulit bernapas sama sekali. Walaupun tidak dapat disembuhkan, penyakit asma setidaknya bisa diredakan dengan pengobatan sederhana.

Tanda-tanda serangan asma yang sedang terjadi meliputi:

Gejala seperti sesak napas, mengi, sesak dada, batuk semakin memburuk.
Terlalu sulit untuk berbicara, makan, atau tidur akibat sesak napas.
Inhaler tidak dapat membantu meringankan sesak napas.
Bernapas semakin cepat dan susah.
Sakit perut pada anak-anak.

Jika merasa sedang mengalami serangan asma, usahakan tetap tenang dan lakukan hal-hal beikut seperti dikutip Hellosehat.com :

  • Duduk dan ambil napas pelan-pelan dengan stabil. Sekali lagi, cobalah untuk tetap tenang, karena panik justru akan semakin memperparah serangan asma.
  • Semprotkan inhaler setiap 30-60 detik, maksimal 10 semprotan.
  • Hubungi ambulans jika Anda tidak memiliki inhaler, asma bertambah parah meski sudah menggunakan inhaler, tidak ada perbaikan meski sudah menyemprotkan inhaler sebanyak 10 kali, atau jika Anda merasa khawatir.
  • Jika ambulans belum tiba dalam waktu 15 menit, ulangi langkah nomor 2.

Serangan asma bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Jika kita kebetulan sedang melihat orang yang mengalami serangan asma, lakukan beberapa hal berikut untuk membantu:

  • Hubungi ambulans.
  • Buat dia duduk tegak dengan nyaman.
  • Longgarkan pakaiannya agar tidak ketat.
  • Jika dia punya obat asma, seperti inhaler, bantu dalam menggunakannya.
  • Jika dia tidak punya inhaler, pinjam punya orang lain atau gunakan inhaler yang ada di kotak P3K.
  • Lepaskan tutup inhaler, kocok-kocok.
  • Sambung inhaler ke spacer lalu taruh bagian mouthpiece spacer ke dalam mulutnya. Usahakan agar mouthpiece tersebut tertutup rapat dalam mulut.
  • Ketika dia mulai mengambil napas perlahan-lahan, tekan inhaler satu kali.
  • Minta dia agar tetap mengambil napas pelan-pelan dan sedalam mungkin, kemudian tahan napas selama 10 detik.
  • Berikan inhaler sebanyak empat kali dengan jarak waktu sekitar satu menit tiap kali semprotan.
  • Setelah empat semprotan, tunggu hingga empat menit. Jika dia masih sulit bernapas, berikan empat semprotan lagi dengan jarak waktu yang sama.
  • Jika tetap tidak ada perubahan, berikan empat semprotan inhaler setiap empat menit sekali sampai ambulans tiba.
  • Jika serangan asmanya berat, semprotkan inhaler sebanyak enam sampai delapan kali setiap lima menit.

Jika melihat orang disekeliling kita mengalami serangan asma, jangan ragu untuk segera mengubungi ambulans. Terutama apabila penderita sulit bernapas, warna bibir membiru, dan tidak bisa berjalan atau berbicara.